Rapat Koordinasi Sinergisitas Pelaksanaan Program Pokok PKK

TP. PKK Provinsi NTB melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergisitas Pelaksanaan Program Pokok PKK dengan SKPD/Lembaga terkait Provinsi NTB di Kompleks Pendopo Gubernur NTB, Jum’at (29/1.2016). Rakor yang diselenggarakan selama empat hari dari tanggal 25-29 Januari 2016 dihadiri oleh Wakil Ketua 1 TP PKK Hj. Syamsiah M. Amin, Wakil ketua 2 TP PKK Hj. Aisyah M. Nur, Ketua dan Wakil Ketua Pokja TP PKK Provinsi NTB, Kepala SKPD terkait atau yang mewakili. Rapat ini membahas tentang kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan oleh SKPD sesuai dengan program kerja PKK dan akan dilaksanakan pada 2016 ini.

Terdapat 6 SKPD yang memaparkan program kerja terkait dengan Program TP. PKK, yaitu Dinas Kesehatan, BP3AKB, Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat, BKKBN, BNPPD, dan Bappeda. Program tersebut, antara lain: Roadshow Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, Sosialisasi Pembinaan Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PEK/UPPKS), Hari Keluarga, Penggerakan Melalui Lomba Tribina (BKB, BKR, BKL, PEK/UPPKS), Fasilitasi Penguatan Atau Pembinaan BKB Holistik Integratif, dan Lomba KB Lestari.

Wakil Ketua 1 TP PKK Hj. Syamsiah M. Amin menyampaikan rapat pada pagi hari ini adalah untuk mensinergikan kinerja pokja 1,2, 3 dan 4 dengan SKPD. Ia menekankan jangan sampai terjadi hal-hal seperti tahun kemarin, yang mana banyak program kerja TP. PKK terkendala akibat adanya masalah keuangan. “Ada beberapa program kerja yang telah dianggarkan melalui APBD, tetapi ada beberapa program yang belum dianggarkan untuk segera dimasukkan ke dalam anggaran perubahan”, ujarnya. TP. PKK adalah pelaksana lapangan yang membantu SKPD dalam mendukung program pemerintah. Oleh karena itu, TP. PKK mengharapkan dukungan dari SKPD dalam pelaksanaan program kerja TP. PKK.

Menutup rapat tersebut, Hj. Syamsiah M. Amin menyimpulkan berdasarkan pemaparan SKPD hari ini, alhamdulillah beberapa program merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan ada beberapa program baru. Ia berharap mudah-mudahan kegiatan di tahun 2016 ini tidak ada kendala lagi, terutama masalah anggaran. Mengingat pada tahun lalu, beberapa program TP.PKK tidak dapat dilaksanakan karena terbentur masalah anggaran. “Ibu-ibu anggota TP. PKK adalah tenaga sukarela yang membantu program pemerintah sampai ke pelosok daerah di NTB. Oleh karena itu, kami (TP. PKK, BKOW, dan Dharma Wanita) membutuhkan peningkatan komitmen kerjasama dengan SKPD dalam melaksanakan program kerja tahun 2016 ini dan tahun-tahun mendatang”, tutupnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan sinergisitas nantinya, TP PKK mengambil peran aktif sebagai peserta, Tim Penilai untuk berbagai lomba yang akan dilaksanakan dan sebagai penggerak masyarakat seluruh Kabupaten/ Kota di NTB.