Kampanye untuk terus menggalakan "Gerakan Ayo Makan Ikan"

Kampanye untuk terus menggalakan "Gerakan Ayo Makan Ikan" masiv dilakukan oleh Kementrian Perikan dan Kelautan RI yang bekerja sama denga FORIKAN NTB dan PEMDA Lombok Barat serta POKJA 3 TP.PKK disetiap tingkatan yang dilaksanakan di Desa Mambalan, Kec. Gunung Sari Selasa (17/9/19)

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi sejak awal kandungan sampai pada masa 1000 hari awal kehidupan. Kondisi demikian dapat menyebabkan berat bayi saat lahir ringan, kurus, anak lebih pendek dari usianya.

Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi sehingga penangananya perlu dilakukan oleh multi sektor. Penyebab stunting juga akibat dari praktek pengasuhan yang kurang baik, kurangnya akses untuk makanan bergizi, serta kurang akses untuk air bersih dan santitasi ungkap Ibu Wakil Bupati Lombok Barat sebagai tuan rumah.

Ibu Sumiatun juga mengajak seluruh stake holder agar terus mengkampanyek gerakan ayo makan ikan ini sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting di Lombok Barat. Dari tahun ketahun kasus stunting di Lombok Barat menunjukan trend menurun, tahun 2007 kasus stunting Lombok Barat berada di angka 49,8% dan di tahun 2019 turun menjadi 25,2%.

Selaras dengan Ibu Sumiatun Hj.Niken Saptarini Widyawati SE. M.Sc selaku Ketua FORIKAN NTB juga mengajak seluruh masyarakat NTB agar bisa mengkonsumsi ikan sesering mungkin, karena kandungan dalam ikan ini cukup lengkap seperti OMEGA 3, Protein, Lemak, Asam Amino, DHA dll dapat menuruknakn angka stunting di NTB yang saat ini berada di angka 33,49% yang masih sedikit diatas angka rata-rata nasional yakni 32%.

Hj. Niken juga menyampaikan bahwa ikan ini adalah salah satu makanan yg diterima dan dikonsumsi oleh semua agama. Oleh karena itu sebenarnya kita lebih mudah untuk mengkampanyekan gerakan ini.

Saya berharap kedepan para orang tua dapat menyajikan makanan untuk anak-anak dirumah makanan yang berbahan makan ikan, di Sekolah, PAUD,TK, KB, dan Posyandu dapat memberikan makanan beragam ikan minimal 1 kali seminggu ujar Ibu Niken.

#FORIKANNTB
#AYOMAKANIKAN
#DINASPERIKANDANKELAUTAN
#POKJA3PKK
#KAMPANYEAYOMAKANIKAN