Seminar Kesehatan Reproduksi Melalui Pendekatan Siklus Hidup Manusia Diselenggarakan Oleh Pokja IV TP.PKK Prov

Seminar kesehatan reproduksi melalui pendekatan siklus hidup manusia diselenggarakan oleh Pokja IV TP.PKK Prov yang bekerjasama dengan BKKBN Prov NTB

Mengangkat tema optimalisasi peran motivator ASI dalam upaya mencapai generasi emas NTB yang gemilang (23, Desember 2018)

Dalam laporanya ketua Pokja IV TP.PKK Prov NTB sekaligus ketua panitia Hj. Sri Murniati menyampaikan tujuan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan Masyarakat NTB secara umum dan Ibu-Ibu pada khususnya mendapatkan pengetahuan yang baik tentang ASI dan cara pemberian ASI yang benar, mendapatkan konseling seputar ASI dan masalah yang dihadapi Ibu menyusui, serta mampu memberikan dukungan bagi Ibu menyusui dilingkunganya.

Acara ini juga dirangkaikan dengan menobatkan Ketua TP.PKK Prov NTB sebagai "Duta Motivator Asi" serta "Deklarasi Kelompok Pendukung ASI Eksklusif Tingkat NTB".

Dalam sambutanya Hj. Niken menyampaikan ada Empat tahapan makanan standar Emas untuk menghindari terjadinya stunting dan gizi buruk.

  • Pertama: Inisiasi Menyusui Dini ( IMD) berupa kontak fisik langsung antara Ibu dan Bayi sedini mungkin.
  • Kedua: Pemberian ASI secara eksklusif dumulai sejak anak berumur 0-6 Bulan, kondisi ini akan berlangsung dengan baik jika didukung oleh lingkungan sekitarnya baik lingkungan keluarga, masyarakat, maupun lingkungan kerja. Dari lingkungan keluarga Ibu,Suami,Mertua harus memberikan dukungan secara penuh agar Ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif, dan dari lingkungan kerja Ibu Niken berharap agar semua Kantor baik Negeri maupun Swasta dapat menyiapkan ruang ramah untuk ibu yang sedang menyusui.
  • Ketiga: Pemberian makanan pendamping ASI yang berkualitas, tidak hanya banyak tetapi didalamnya mengandung gizi yang cukup dan baik.
  • Keempat: Menyusui hingga usia anak 2 tahun. Langkah ini juga baik secara perekonomian, karena orang tua dapat menghemat anggaran untuk pembelian susu formula.