Perempuan sudah seharusnya mengambil porsi yang sama besarnya dengan laki-laki

Perempuan sudah seharusnya mengambil porsi yang sama besarnya dengan laki-laki dalam mengambil peran untuk kebangkitan ummat, oleh karenanya posisi perempuan sebagai seorang Ibu menjadi pilar utama dalam menentukan nasib anak bangsa ujar Ketua TP.PKK Prov NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati , SE M.Sc dalam acara Road Show MUI Kota Mataram dengan Majelis Taalim yang bertempat di Masjid Al- Istiqlal Pagesangan Indah.

Menjadi keynote speaker dalam acara tersebut ibu Niken menyampaikan 3 hal yang sangat penting jika berbicara mengenai kebangkitan ummat:

[ ] Kebangkitan Pola Fikir: Manusia harus tetap menjaga agar rasa syukur itu selalu ada dalam diri, untuk selalu mengingat bahwa rahmat Allah itu tidk pernah putus diberikan kepada hambanya

[ ] Kabangkitan Ilmu : Dari masa ke masa perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) begitu sangat sangat cepat, oleh sebab itu sebagai madrasatul ula seorang ibu kita harus meleg teknologi, mengupgrada pengetahuan agar kita dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

[ ] Kebangkitan amal ibadah: Ibu2 harus menjadi inspirasi dan menjadi contoh yang baik untuk anak2 dan lingkungan sekitar, untuk setiap aktivitas kita diusahakan meninggalkan jejak yang baik dan dapat memberikan efek2 positif bagi orang-orang disekeliling kita.

Kasus bunuh diri dikalangan anak muda yg belakangan ini menjadi marak juga menjadi perhatian tersediri bagi ibu Niken, itulah pentingnya ketahanan keluarga, dan peran ibu khususnya dalam mengawal,mendidik generasi NTB ini menjadi generasi yang kuat Imanya serta Bagus Prestasinya.

Dalam kesempatan yang sama ketua MUI Kota Mataram TGH Abdul Manan, Lc juga menyampaikan contoh bagaiman Nabi SAW sangat memuliakan perempuan

[ ] Nabi sangat memuliakn (ibundanya) sampai beliau meminta ijzin kepada allah untuk mendoakan ibunya bahkan sang Nabi menyampaikan risalah bahwa surga itu ada di telapak kaki ibu.

[ ] Kedua: baginda Nabi sangat memuliakan istrinya khadijah, saking perhatianya kepada sang istri sang Nabi memberikan hadiah berupa menyembelihkan hewan qurban setiap tahun untuk istrinya tercinta Siti Khodijah

[ ] Nabi sangat memuliakan putrinya Fatimah,Umu kalsum,Zaina, dan Ruqayyah. Beliau memperlakukan anak-anak perempuanya dengan sangat baik, bahkan salah satu putri baginda yang nernama Fatimah menjadi salah satu putri terbaik di dunia. inilah sederet perempuan hebat yang dalam setiap perkara-perkara agama mereka selalu berada di barisan paling depan ujar ketua MUI Kota Mataram.